6 Obat Flu atau Obat Pilek Untuk Anak

Obat Flu atau Obat Pilek Untuk Anak - Aktivitas anak – anak yang terlalu tinggi seringkali menyebabkan tubuh terlalu lelah, sehingga rentan...

Obat Flu atau Obat Pilek Untuk Anak - Aktivitas anak – anak yang terlalu tinggi seringkali menyebabkan tubuh terlalu lelah, sehingga rentan terserang berbagai macam penyakit, seperti pilek (flu), batuk, demam dll. Sama seperti halnya orang dewasa, sakit flu atau pilek pada anak juga disebabkan oleh serangan virus (virus influenza). Sakit flu atau pilek pada anak - anak ini ditandai dengan kepala terasa pusing, hidung tersumbat, bersin-bersin, demam, dll, bahkan terkadang disertai suara serak.

Mencuci tangan menggunakan sabun cuci setiap habis beraktivitas sangat dianjurkan untuk anak, karena anak – anak lebih senang bermain apa saja tanpa berpikir apakah yang dilakukannya membahayakan kesehatan atau tidak. Sebagai orangtua, hal ini tentunya harus menjadi perhatian khusus agar sang anak tidak mudah terserang penyakit influenza atau flu. Karena sebetulnya virus influenza ini sangat sensitif dan mudah sekali diinaktivasi menggunakan sabun cuci, detergen, ataupun disinfektan. Bahkan panasnya sinar matahari juga mampu menginaktivasi serangan virus influenza. Dengan selalu membiasakan cuci tangan menggunakan sabun setiap habis beraktivitas, niscaya virus influenza tidak mudah menyerang anak Anda.

RAMUAN HERBAL OBAT PILEK UNTUK ANAK

Meskipun kita telah berhati-hati, namun ketika tubuh anak rentan dan kelelahan, tubuh juga dapat terserang flu atau pilek. Untuk itu membiasakan istirahat yang cukup bagi anak juga merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap serangan berbagai penyakit, tidak hanya sakit pilek (flu) saja. Berikut ini akan kami ulas mengenai cara membuat ramuan obat pilek untuk anak, bisa jadikan Anda referensi untuk bahan pertimbangan :

Obat Pilek 1

Bahan : Jeruk nipis 1 buah, Minyak kayu putih 2 tetes.
Cara Pengobatan : Ambil jeruk nipis, potong menjadi dua bagian, tusuk menggunakan sendok garpu, lalu panaskan di atas api sampai layu. Peras airnya dan tambahkan minyak kayu putih. Minum ramuan obat pilek ini pada anak sehari 3 kali, cukup 1 sendok teh saja setiap kali minum.

Obat Pilek 2

Bahan : Daun pepaya muda secukupnya, Garam dapur secukupnya, Gula jawa atau gula merah secukupnya.
Cara Pengobatan : Cuci daun pepaya, lalu tumbuk hingga halus, peras dan ambil airnya. Tambahkan garam dan gula jawa. Minumkan ramuan pada anak, setiap kali minum sebanyak 45 ml, lakukan sehari tiga kali hingga flu atau pilek anak Anda sembuh.

Obat Pilek 3

Bahan : Bawang Merah 3 siung, Minyak kelapa secukupnya.
Cara Pengobatan : Iris tipis bawang merah, remas-remas, lalu tambahkan minyak kelapa, remas-remas lagi. Oleskan ramuan pada tubuh anak yang terserang pilek, terutama bagian tengkuk, leher, punggung, dan kali. Lakukan sehari dua kali. Ramuan ini juga mampu meredakan panas.

Obat Pilek 4

Bahan : Gambir secukupnya, Air matang secukupnya.
Cara Pengobatan : Tambahkan gambir dengan sedikit air, biarkan hingga meleleh.
Oleskan airnya pada bagian dahi dan batang hidung anak Anda.

Obat Pilek 5

Bahan : Daun randu 1 genggam, Jahe 2 jari, Adas pulosari secukupnya, Air bersih 2 gelas.
Cara Pengobatan : Cuci bahan lalu tumbuk hingga lembut, tambahkan air dan rebuslah sampai mendidih, saring ramuan. Minumkan obat flu pilek ini pada anak sebanyak 45 ml tiap minum, sehari berikan 3 kali.

Obat Pilek 6

Bahan : Kemukus 10 biji, Kencur 3 jari, Air matang secukupnya.
Cara Pengobatan : Tumbuk kedua bahan hingga lembut, tambahkan air matang. Oleskan ramuan di bawah lubang hidung dan pada batang hidung anak - anak yang sedang pilek.

Humus

Humus merupakan salah satu jenis pupuk organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan, baik itu berupa daun, ranting, batang, maupun cabang,...

Humus merupakan salah satu jenis pupuk organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan, baik itu berupa daun, ranting, batang, maupun cabang, yang terurai secara alami. Dilihat dari bahan-bahannya, humus sama hampir sama dengan pupuk kompos, hanya saja pada pupuk kompos, proses dekomposisi dilakukan oleh mikroorganisme (dekomposer) yang ditambahkan oleh manusia. Jadi, pada pembuatan pupuk kompos campur tangan manusia sangat vital.

Mengenal Humus

Terbentuknya humus secara alami di dalam tanah dilakukan oleh mikroorganisme (jasad renik) dan bantuan cuaca. Humus banyak dijumpai di hutan-hutan. Terutama lapisan bagian atas tanah di hutan banyak terbentuk humus. Hal ini dikarenakan bahan-bahan organik dari jatuhnya daun, ranting, maupun batang tanaman yang telah mati terurai secara alami oleh mikroorganisme. Selain itu, rindangnya pepohonan membantu mempercepat proses penguraian. Sama seperti proses pengomposan, mikroorganisme pengurai mengubah senyawa yang sukar larut menjadi senyawa organik tersedia bagi tanaman sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Hanya saja, terbentuknya humus membutuhkan waktu yang sangat lama.

Ciri Humus

Secara kasat mata, bentuk fisik humus dan kompos adalah sama, yang dicirikan dengan warnanya yang hitam atau coklat tua. Sifat humus yang mudah mengikat air dan gembur menjadikan pupuk humus sangat membantu memperbaiki struktur tanah yang rusak. Meskipun untuk lahan pertanian, humus tidaklah cukup mengimbangi aktivitas pertanian yang begitu tinggi. Cara yang baik untuk tetap memanfaatkan pupuk humus adalah dengan seringnya membenamkan pupuk hijau ke dalam tanah. Meskipun sedikit dan lama, paling tidak upaya ini juga berperan dalam pertanian organik berkelanjutan.

Pemanfaatan Pupuk Humus

Pupuk humus kini banyak diperjualbelikan di pasaran. Karena proses penguraian yang sangat lama menjadikan pupuk humus banyak dijual dengan harga yang lumayan mahal. Biasanya pupuk humus hanya dikemas dalam kantong plastik, bukan karung seperti pada kemasan pupuk organik lain maupun pupuk anorganik. Mahalnya harga pupuk humus inilah sehingga pemanfaatannya tidak dijumpai pada petani, apalagi dengan area budidaya yang sangat luas. Pupuk humus kebanyakan dimanfaatkan oleh para pemulia tanaman dan para ibu rumah tangga. Mereka menambahkan pupuk humus ke dalam media terbatas, seperti pot, ataupun polybag. Meskipun tetap diimbangi dengan penambahan pupuk majemuk seperti N,P,K untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

Dewasa ini, ada juga pupuk humus yang diperjualbelikan dengan penambahan unsur makro, meskipun jumlahnya juga kurang signifikan dibandingkan dengan pupuk makro tunggal atau majemuk, seperti pupuk urea, pupuk NPK, dll. Namun upaya penambahan tersebut tentunya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan unsur hara makro, sedangkan unsur mikronya telah tersedia pada humus.

Aplikasi Pupuk Humus

Aplikasi pupuk humus sebetulnya juga hampir sama dengan pupuk kompos maupun pupuk kandang, hanya saja pada pupuk humus yang diaplikasikan berupa bahan-bahan organik mentah, sedang pupuk kompos maupun pupuk kandang berupa pupuk yang sudah jadi (sudah difermentasi). Aplikasi humus untuk sekala luas dengan cara membenamkan ke dalam tanah. Bagi para petani, tanpa terasa sebetulnya mereka juga banyak yang memanfaatkan pupuk humus, terutama saat melakukan pembubunan pada budidaya tanaman hortikultura.

Pembalikan tanah saat pembumbunan menggunakan cangkul menyebabkan rumput tertimbun di dalam tanah. Selama proses tertentu bahan-bahan ini akan terurai menjadi tersedia bagi tanaman dan terbentuk humus. Karena proses terjadinya humus alamiah (tidak menambahkan dekomposer dalam jumlah besar) dan pada permukaan tanah, proses penguraian bahan humus tidak menimbulkan panas tinggi sehingga reralif lebih aman dan tidak berbahaya bagi tanaman.

Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik akibat campur tangan manusia. Pupuk kompos merupakan hasil pelapukan bahan organik, ...

Pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik akibat campur tangan manusia. Pupuk kompos merupakan hasil pelapukan bahan organik, baik yang berasal dari bahan tanaman maupun limbah pabrik. Kompos dan humus sebetulnya memiliki bentuk fisik yang sama, hanya saja yang membedakannya hanyalah pada proses pembutannya. Kompos terbuat akibat campur tangan manusia, sedangkan humus merupakan pelapukan bahan-bahan organik secara alami.

Mengenal Kompos

Kompos dapat terbuat dari bahan-bahan tanaman seperti dedaunan, jerami, alang-alang, rumput, dll, maupun limbah, baik limbah rumah tangga maupun limbah pabrik. Selama proses pembuatan pupuk kompos, mikroorganisme menguraikan bahan-bahan organik menjadi senyawa organik yang tersedia bagi tanaman. Senyawa organik ini sebelumnya sukar larut dan berikatan dengan unsur lain. Adanya campur tangan manusia (dengan penambahan dekomposer) akan mempercepat proses penguraian senyawa tersebut menjadi senyawa tersedia dan mudah diserap oleh tanaman. Menjadikan unsur hara yang mutlak diperlukan tanaman, baik unsur hara makro maupun mikro, siap dimanfaatkan untuk kelangsungan hidupnya.

Jenis Kompos

Berdasarkan jenisnya, kompos dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kompos padat dan kompos cair. Perbedaan kedua jenis pupuk ini ada pada cara pembuatannya. Biasanya pupuk kompos cair lebih banyak memanfaatkan limbah rumah tangga. Adapun artikel cara membuat pupuk kompos cair sudah pernah kami ulas sebelumnya.

Tujuan Membuat Kompos Padat

Tujuan utama dalam pembuatan pupuk kompos adalah menurunkan rasio C/N. Pada bahan-bahan organik segar, C/N rasio masih sangat tinggi. Jika kondisi ini dipaksakan, artinya mengaplikasikan bahan kompos mentah langsung ke dalam tanah, dapat menghambat pertumbuhan tanaman, akibat terburuk menyebabkan kematian. Hal ini terjadi karena selama proses penguraian bahan kompos mengakibatkan peningkatan CO2 dan suhu (panas) dalam tanah. Peningkatan tersebut dikarenakan kandungan air dan udaranya cukup, sehingga proses penguraian bahan organik segar oleh mikroorganisme di dalam tanah berlangsung dengan cepat. Bahkan jika terjadi pada tanah ringan, justru dapat berakibat menurunkan daya ikat tanah terhadap air serta struktur tanahnya berserat dan kasar. Proses dekomposisi untuk pembuatan pupuk kompos membutuhkan suhu sekitar 60°C.

C/N rasio adalah perbandingan C (Karbon) dan N (Nitrogen). Pupuk kompos yang telah difermentasi akan memiliki suhu mendekati suhu lingkungan dan C/N rasio mendekati C/N rasio tanah, berkisar antara 12-15. Pentingnya informasi tentang C/N rasio pada kemasan pupuk kompos, menjadikan pupuk kompos yang dijual di pasaran menjadi perhatian utama sebelum melakukan pembelian. Biasanya, pupuk kompos dengan C/N rasio mendekati 15 lebih diminati konsumen.

Selain C/N rasio, kadar hara pupuk kompos juga tergantung dari bahan-bahan organik yang digunakan, cara pengomposan, cara penyimpanan kompos maupun cara penyimpanan bahan kompos. Meskipun tidak bisa kita pungkiri, kandungan unsur hara pada kompos relatif sedikit. Untuk itulah, bagi sebagian besar petani modern memanfaatkan kompos hanya untuk pembenah tanah. Kebutuhan tanaman akan unsur hara lain yang sangat penting dicukupi dengan penambahan pupuk makro maupun pupuk mikro, terutama pupuk makro, baik itu pupuk makro primer berkandungan N,P,K maupun pupuk makro sekunder seperti Ca, Mg, dan S.

Pemanfaatan Kompos

Kompos dewasa ini sudah banyak dimanfaatkan para petani, (terutama kompos padat) meskipun jika dilihat dari kadar haranya, pupuk kompos masih kalah jauh daripada pupuk kandang. Akan tetapi, penggunaan pupuk kompos lebih praktis, terutama dalam hal pengangkutan. Selain itu, mereka jarang membuat kompos sendiri, biasanya pupuk kompos diperoleh dengan cara membeli di kios-kios pertanian terdekat.
Sama seperti pupuk kandang dan pupuk organik jenis lain, kompos banyak dimanfaatkan untuk tujuan pembenah tanah. Bersadarkan tujuan itulah, petani rela mengeluarkan biaya lebih tinggi karena seperti kita ketahui, pemupukan menggunakan kompos jauh lebih mahal. Biasanya, pemanfaatan pupuk kompos dikarenakan petani kesulitan mencari pupuk kandang maupun pupuk hijau. Kompos cair lebih banyak dimanfaatkan oleh pemulia tanaman maupun ibu rumah tangga, karena cara aplikasi pupuk yang mudah dan dapat membuatnya sendiri, serta memanfaatkan limbah rumah tangga.

Aplikasi Kompos

Aplikasi kompos pada dasarnya sama dengan pupuk kandang, untuk kompos padat dengan cara membenamkan kompos ke dalam tanah atau hanya pada larikan. Pembenaman kompos bertujuan mengurangi penguapan tinggi akibat panas matahari. Sedangkan aplikasi kompos cair juga dengan cara pengocoran.

Pupuk Kandang

Salah satu peran penting pupuk kandang bagi para petani selain menyuburkan tanah adalah dalam hal memperbaiki struktur tanah. Pupuk kandang...

Salah satu peran penting pupuk kandang bagi para petani selain menyuburkan tanah adalah dalam hal memperbaiki struktur tanah. Pupuk kandang merupakan salah satu jenis pupuk organik yang terbuat dari hasil fermentasi kotoran hewan.

Mengenal Pupuk Kandang

Hasil fermentasi kotoran hewan dapat berupa cairan (urine) maupun feses (kotoran padat). Baik kotoran cair maupun padat dari berbagai jenis hewan dapat kita manfaatkan sebagai pupuk kandang. Meskipun demikian, jumlah kotoran yang dihasilkan oleh masing-masing hewan ternak tidaklah sama. Tidak hanya itu, kandungan unsur haranya pun berbeda-beda. Jumlah dan kandungan unsur hara pada kotoran hewan ternak dalam satu jenis pun tidak sama, hal ini sangat tergantung pada jenis makanan maupun cara perawatan. Namun, sebagai seorang petani perbedaan tersebut tidaklah signifikan, sehingga tidak perlu mendapatkan perhatian serius karena selisih kandungan unsur hara dalam kotoran hewan ternak sangat tipis.

Kelebihan pupuk kandang salah satunya adalah mengandung unsur hara lengkap. Unsur hara lengkap ini sangat dibutuhkan tanaman untuk melangsungkan pertumbuhannya. Kandungan unsur hara lengkap pada pupuk kandang berupa unsur makro maupun mikro. Unsur makro merupakan unsur hara tanaman yang dibutuhkan dalam jumlah besar selama pertumbuhan tanaman, sedangkan unsur mikro hanyalah sedikit. Namun, meskipun unsur mikro dibutuhkan tanaman hanya sedikit, tetapi unsur ini mutlak harus tetap tersedia di dalam tanah. Sehingga pemanfaatan pupuk kandang sangatlah bagus di bidang pertanian karena kebutuhan tanaman akan unsur hara semuanya terpenuhi pada pupuk ini.

Meskipun pupuk kandang mengandung hara lengkap, tetapi kandungan unsur haranya dapat hilang karena disebabkan oleh penguapan tinggi, penyerapan, penyimpanan, maupun proses dekomposisi.

Pembuatan pupuk kandang pada lantai ubin dapat mengurangi hilangnya unsur hara akibat peyerapan, sedangkan kehilangan akibat penguapan dapat diminimalisir dengan pembuatan naungan dan meminimalkan pembalikkan pupuk ketika fermentasi sedang berlangsung.

Berdasarkan proses dekomposisinya, pupuk kandang dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu pupuk dingin dan pupuk panas. Pupuk dingin adalah pupuk yang terjadi karena selama proses dekomposisi atau penguraian oleh mikroorganisme berlangsung perlahan. Karena proses penguraian yang lambat sehingga pupuk ini tidak menimbulkan panas. Pupuk panas merupakan pupuk yang terjadi karena selama proses penguraian oleh mikroorganisme berlangsung dengan cepat, sehingga menimbulkan panas. Pupuk panas apabila diaplikasikan ke dalam tanah dalam keadaan belum matang (belum difermentasi) sangat berbahaya, karena dapat merusak tanaman bahkan menyebabkan kematian. Namun, meskipun pupuk kandang dingin tidak menyebabkan panas, pupuk ini harus tetap difermentasi terlebih dahulu sebelum digunakan agar mikroorganisme yang merugikan tanaman tidak berkembang biak dengan baik. Contoh pupuk kandang panas adalah pupuk dari kotoran ayam, bebek, kuda, dll. Contoh pupuk kandang dingin seperti pupuk dari kotoran kerbau, sapi, dll.

Manfaat Pupuk Kandang

- Mampu menyediakan unsur hara makro, baik makro primer maupun makro sekunder seperti Nitrogen (N), Phospor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg) dan Sulfur (S).
- Mampu menyediakan unsur hara mikro, seperti Besi (Fe), Molibdenum (Mo), Boron (B), Mangan (Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu), dll.
- Memiliki daya ikat ion yang tinggi. Hal ini mampu mengefektifkan pemakaian pupuk anorgnaik yang ditambahkan. Kehilangan pupuk anorganik akibat pencucian oleh air hujan maupun penguapan ketika suhu tinggi dapat diminimalisir.
- Pupuk kandang mampu memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat pengolahan lahan yang tidak berimbang, yaitu pemakaian pupuk anorganik dengan tidak diimbangi pupuk organik dan berlangsung dalam kurun waktu lama.

Pupuk Kandang Padat

Aplikasi pupuk kandang dalam dunia pertanian sangat perlu dilakukan oleh pelaku usahatani, mengingat penggunaan pupuk padat ini mampu memperbaiki struktur tanah rusak dan mengembalikan tingkat kesuburan tanah. Sebelum diaplikasikan ke dalam tanah, pupuk kandang harus difermentasi terlebih dahulu sampai matang. Secara fisik, pupuk padat yang telah matang terjadi perubahan warna, selain itu pupuk lebih kering, serta tidak berbau. Meskipun terkadang sulit membedakan pupuk dari kotoran kambing, karena secara fisik pupuk matang dan belum difermentasi tidak terlihat secara signifikan. Bagi para pemula tentu saja akan mengalami kesulitan.

Aplikasi pupuk kandang dapat dibenamkan ke dalam tanah maupun hanya pada larikan, tergantung tingkat kebutuhan petani dan daya beli mereka. Bagi para petani peternak kemungkinan tidak mengalami kendala biaya pembelian sehingga pemanfaatan pupuk kandang lebih optimal. Namun, bagi petani saja, biaya pembelian dan pengangkutan terkadang menjadi kendala utama, terlebih jika lokasi lahan dengan jalan agak jauh. Hal ini tentu saja mengakibatkan pembengkakan biaya produksi. Karena faktor inilah kebanyakan petani enggan menggunakan pupuk kandang untuk budidaya pertanian. Bahkan para petani sekaligus peternak terkadang juga enggan memanfaatkan pupuk kandang jika lokasi budidaya jauh dari jangkauan sarana transportasi. Padahal pemanfaatan pupuk kandang di dunia pertanian sangat penting sekali.

Pupuk Kandang Cair

Pupuk kandang jenis ini berupa cairan urine yang dikeluarkan oleh hewan ternak. Kandungan unsur hara nitrogen pada pupuk kandang cair lebih tinggi jika dibandingkan dengan pupuk padat, sehingga pada pupuk cair (urine) baunya sangat menyengat.
Aplikasi pupuk kandang cair juga harus difermentasi terlebih dahulu. Selain itu, cara aplikasinya juga harus diencerkan menggunakan air. Hal ini dilakukan agar terhindar dari plasmolisis dan mengurangi resiko kematian pada tanaman.
Panas yang tinggi akan mempercepat kehilangan unsur nitrogen dalam pupuk. Aplikasi yang baik dilakukan ketika cuaca lembab, sebaiknya pada sore hari. Selain panas sinar matahari, hujan dan kondisi banyak angin juga menyebabkan penguapan.
Kandungan nitrogen pada pupuk cair lebih mudah dan langsung diserap oleh tanaman jika dibandingkan dengan pupuk kandang padat. Meskipun peyerapannya hanya sebagian, sedangkan sebagiannya lagi masih harus diuraikan. Untuk itulah aplikasi pupuk cair kandang ini lebih efektif dilakukan setelah tanaman tumbuh dengan cara pengocoran.

11 Obat Flu (Influenza) Atau Pilek

Obat Flu (Influenza) atau Pilek - Flu (Influenza) merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, disebut virus influenza. ...

Obat Flu (Influenza) atau Pilek - Flu (Influenza) merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, disebut virus influenza. Penyakit flu atau influenza ini banyak ditularkan oleh penderita melalui udara, terjadi ketika sedang bersin, batuk atau bahkan ketika sedang berbicara. Selain manusia, jenis unggas dan mamalia lain juga dapat terserang flu dan dapat menularkannya pada manusia. Karena penyakit flu merupakan jenis penyakit yang lebih banyak menyerang unggas dan mamalia. Gejala umum yang biasa ditumbulkan ketika sedang terserang flu, diantaranya batuk, demam, radang tenggorokan (tenggorokan terasa sakit), pusing, timbul rasa nyeri pada otot, hidung tersumbat serta biasanya disertai tubuh menggigil kedinginan. Penyakit flu lebih dikenal dengan sakit pilek oleh kebanyakan orang.

Penyakit flu (influenza) sebetulnya merupakan jenis penyakit ringan, karena virus influenza mudah diinaktivasi, baik melalui disinfektan, deterjen maupun panas sinar matahari. Sehingga seringkali dijumpai ketika tubuh sedang terserang flu, tanpa kita sadari dengan beraktivitas di lapangan lebih cepat terjadi penyembuhan tanpa terasa. Selain itu, memcuci tangan menggunakan sabun setiap habis beraktivitas juga mengurangi resiko terjadinya infeksi virus influenza. Meskipun demikian, sakit flu (influenza) yang berkepanjangan perlu diwaspadasi, dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

RAMUAN OBAT FLU (INFLUENZA) ATAU OBAT PILEK ALAMI

Meskipun sakit flu atau pilek dapat diobati dengan mudah menggunakan obat antivirus yang banyak dijual bebas, namun pengobatan tradisional menggunakan bahan-bahan alami tentunya lebih menyehatkan dan sedikit berefek samping. Pada artikel kali ini, akan diulas mengenai cara meramu obat tradisional untuk mengobati sakit flu atau influenza yang Anda alami :

Obat Flu 1

Bahan
Air jeruk nipis 2 sdm
Biji pepaya 30 biji
Lempuyang wangi 1 jari
Kulit kina 2 jari
Madu 3 sdm
Air matang 1 cangkir
Cara Pengobatan :

Cuci bersih biji pepaya, kina dan lempuyang wangi, kemudian haluskan. Tambahkan air, air perasan jeruk nipis, dan madu pada bahan yang telah dihaluskan, campur hingga rata, lalu peras dan saring airnya.
Minum ramuan untuk flu pilek ini sehari 3 kali, setiap minum cukup ½ gelas saja. Lakukan sampai sakit flu sembuh.

Obat Flu 2

Bahan
Air jeruk nipis 5 sdm
Minyak kayu putih 2 sdt
Air kapur sirih 1 sdm

Cara Pengobatan :
Semua bahan dicampur menjadi satu, lalu gunakan untuk menggosok bagian dada, punggung, dan leher. Lakukan sampai sakit flu atau pilek Anda membaik, cukup sehari dua kali.

Obat Flu 3

Bahan
Minyak gandapura 2 sdt
Minyak kelapa 2 sdt
Air jeruk nipis 3 sdt

Cara Pengobatan :
Campur minyak gandapura, minyak kelapa, dan air perasan jeruk nipis menjadi satu. Gunakan ramuan pilek ini untuk menggosok bagian leher, punggun dan dada. Lakukan sehari dua kali hingga flu membaik.

Obat Flu 4

Bahan
Daun bayam 1/3 genggam
Labu air 4 jari
Air jeruk nipis 1 sendok makan
Minyak kayu putih 2 sendok teh
Air matang ½ gelas

Cara Pengobatan :
Sebelumnya cucilah daun bayam dan labu, kemudian tumbuk halus. Tambahkan air jeruk dan air matang, remas-remas, peras, lalu saring menggunakan saringan atau kain bersih.

Minum ramuan obat flu ini 2 kali dalam sehari sebanyak 3 sendok makan. Minum sampai pilek atau influenza Anda sembuh.

Obat Flu 5

Bahan
Bunga kamboja 90 gr
Gula aren atau gula merah 60 gr
Air 400ml

Cara Pengobatan :
Cuci bunga kamboja, lalu rebus dengan air, sisakan kurang lebih 200 ml, baru angkat. Saring air rebusan, tambahkan gula.
Minum ramuan obat tradisional flu atau pilek ini sampai sembuh.

Obat Flu 6

Bahan
Kunyit 5 gr
Lengkuas 5 gr
Jahe 10 gr
Lempuyang 25 gr
Cabai 25 gr
Gula aren secukupnya
Air 500 ml

Cara Pengobatan :
Cuci bahan, tumbuk jadi satu lalu rebuslah menggunakan air. Setelah mendidih, diamkan di atas kompor hingga airnya tinggal setengahnya.

Minum ramuan obat herbal pilek (flu) 3 kali dalam sehari sampai rasa sakit akibat virus influenza ini sembuh.

Obat Flu 7

Bahan
Meniran 1 batang ukuran besar
Daun pepaya 1 lembar
Air 600ml

Cara Pengobatan :
Cuci daun pepaya dan meniran, tumbuk secukupnya, lalu rebus menggunakan air hingga mendidih. Diamkan sampai airnya tersisa 300 ml, angkat.
Minum ramuan obat pilek ini 3 kali sehari sampai sakit flu hilang.

Obat Flu 8

Bahan
Jahe 1 jari
Air 250 cc
Cara Pengobatan :
Cuci dan potong-potong seperlunya jahe. Rebus hingga mendidih, angkat.
Minum ramuan untuk pilek ini selagi hangat. Lakukan secara rutin agar flu (pilek) segera sembuh.

Obat Flu 9

Bahan
Jahe 10 gr
Bawang putih 10 gr
Bawang merah 10 gr
Air panas 250 cc

Cara Pengobatan :
Cuci bersih, lalu potong-potong seperlunya jahe, bawang putih dan bawang merah. Masukkan irisan tersebut ke dalam air panas, lalu tutup dan diamkan 10-15 menit.

Minum ramuan obat herbal flu pilek ini saat masih hangat. Lakukan secara rutin sampai flu (pilek) sembuh, minum ramuan dua kali sehari.

Obat Flu 10

Bahan
Kencur secukupnya
Kelapa ¼ butir
Air matang 1 gelas

Cara Pengobatan :
Cuci lalu parut bahan-bahan. Tambahkan air, aduk rata, peras ramuan.
Minum ramuan untuk flu atau pilek 1 x 1 hari, lakukan rutin sampai pilek Anda sembuh.

Obat Flu 11

Bahan
Jeruk purut tua 1 butir
Air panas 50 ml

Cara Pengobatan :
Ambil jeruk purut, lalu peras untuk diambil airnya. Seduh dengan 50 ml air panas.
Minum ramuan obat influenza hingga pilek (flu) sembuh.

Obat Flu 12

Bahan
Daun kaki kuda 1 genggam
Garam dapur secukupnya

Cara Pengobatan :
Ambil daun kaki kuda, lalu cuci bersih dan tumbuh sampai halus. Peras untuk diambil airnya. Tambahkan sedikit garam.
Minum ramuan herbal obat pilek ini hingga sakit akibat virus influenza sembuh.

Kategori Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Kategori Otomotif, Teknologi, dan Bisnis

Mobil (20) Gadget (15) Motor (12) Internet (11) Teknologi (6) LAIN-LAIN (1)